Apakah kau ditakdirkan Tuhan untuk bersamaku? Apakah kau orangnya? Deni, sebenarnya semenjak ku mengenalmu, aku sangat ingin bersamamu. Kau bagaikan orang teraakhir yang diutus Tuhan untukku. Ingin kusampaikan rasa terpendamku untukmu. Tapi apa daya? Aku cacat, sedangkan kau menurutku sempurna. Selalu, saat aku dikucilkan, ditertawakan, kau datang membelaku. Bagaikan superhero. Hahahaha.. apa aku terlalu melebih-lebihkanmu? Aku tak mau mencintai orang berlebihan. Itu akan sangat berdampak menyedihkan jika mereka meninggalkan kita. lalu bagaimana dengan sahabatku yang dulu sangat dekat denganku? Dia kabur, dia munafik. Hahaha.. aku tak mau salah pergaulan lagi. Aku tak mau masuk ke jurang untuk yang kedua kali.. Dan semoga Deni adalah orang yang tepat untukku.. Hehehehehehe :')
Lovyu Deni, meskipun kamu bukan siapa-siapaku, tapi kaulah yang mengisi hatiku ♥,♥ :*
Kata - kata yang selalu terngiang di kepalaku :
- jika tak ada bahu untuk bersandar.. masih ada lantai untuk bersujud
- setiap org punya kekurangan.. mengeluh dan meratapi itu takkan ada gunanya. tetapi dg kita bersyukur maka akan terasa bahwa dibalik kekurangan yg kita miliki trdapat kelebihan yg alloh berikan yg orglain tdk miliki.
From Facebook :)
No comments:
Post a Comment