Monday, November 11, 2013

TUGAS HARI RAYA

1. Konsep Jaringan
Dalam  ilmu  komputer  dan  teknologi  informasi,  dikenal  istilah  jaringan  komputer. Jaringan  komputer  adalah  sekumpulan  komputer  yang  dapat  saling  berhubungan  antara satu dengan lainnya dengan menggunakan media komunikasi, sehingga dapat saling berbagi data, informasi, program, dan perangkat keras (printer, harddisk, webcam, dsb).   

Manfaat Jaringan Komputer   
Sebelum membahas kita masalah-masalah teknis lebih mendalam lagi, perlu kiranya diperhatikan hal-hal yang membuat orang tertarik pada jaringan komputer dan untuk apa jaringan ini digunakan. Manfaat jaringan komputer bagi manusia dapat dikelompokkan pada jaringan untuk perusahaan, jaringan untuk umum, dan masalah sosial jaringan.


        2. Mengenal Perangkat perangkat Jaringan
  A. Pengertian switch
Switch sebuah alat yang menyaring / filter dan melewatkan (mengijinkan lewat) paket yang ada di sebuah LAN. Switcher bekerja pada layer data link (layer 2) dan terkadang di Network Layer (layer 3) berdasarkan referensi OSI Layer Model, sehingga dapat bekerja untuk paket protokol apapun. LAN yang menggunakan Switch untuk berkomunikasi di jaringan maka disebut dengan Switched LAN atau dalam fisik ethernet jaringan disebut dengan Switched Ethernet LANs.



HUB
Hub Alat penghubung atar komputer, semua jenis komunikasi hanya dilewatkan oleh hub. hub digunakan untuk sebuah bentuk jaringan yang sederhana (misal hanya untuk menyambungkan beberapa komputer di satu group IP lokal) ketika ada satu paket yang masuk ke satu port di hub, maka akan tersalin ke port lainnya di hub yg sama dan semua komputer yg tersambung di hub yang sama dapat membaca paket tersebut. Saat ini hub sudah banyak ditinggalkan dan diganti dengan switch. Alasan penggantian ini biasanya adalah karena hub mempunyai kecepatan transfer data yang lebih lambat daripada switch. Hub dan switch mempunyai kecepatan transfer data sampai dengan 100 Mbps bahkan switch sudah dikembangkan sampai kecepatan 1 Gbps.
   B. Pengertian NIC
NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Tugas NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan.


      

 Fungsi NIC
§  Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan
§  Mengontrol data flow antara komputer dan sistem kabel
§  Menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer

C. Kabel
       Kabel adalah kawat penghantar listrik berisolasi tunggal. Dapat juga dua atau lebih kawat berisolasi bersama-sama merupakan kesatuan. Kabel kawat (penghantar arus listrik) berbungkus karet, plastic yang juga digunakan sebagai bahan penyekat.

Pengkabelan Straight

Kabel UTP Straight adalah kabel yang digunakan sebagai penghubungbeberapa client dengan menggunakan bantuan hub ataupun switch
Urutan rna nya yaitu : (Putih-orange  – Orange) – (Putih-hijau – Biru) – (Putih-biru – Hijau) – (Putih-coklat dgn Coklat) , susunan ujung kabel nya sama.

Pengkabelan Cross

Kabel utp cross adalah kabel penghubung antara 2 unit komputer secara langsung , tanpa perlu hub , dan susunan ujung dgn ujung berbeda , kita sebut aja ujung A dan ujung B .
§  Ujung A (Putih-orange – Orange) – (Putih-hijau – Biru) -  (Putih-biru – Hijau)  – (Putih-coklat – Coklat)
§  Ujung B (Putih-hijau – Hijau) – (Putih-orange – Biru) – (Putih-biru – Orange) – (Putih-coklat – Coklat)

D. Connector
   


   
Connector adalah slot yang menghubungkan kabel periferal sebagai media penghubung antara komputer yang satu dengan komputer yang lain atau dengan perlengkapan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan. Dengan satu ujung kabel menempel pada connector di komputer dan ujung lainnya menempel pada connector di periferal..
     Contoh fungsi lain Connector yaitu memudahkan penggantian pesawat telepon agar dapat dipindah-pindah serta mudah untuk dicabut tanpa khawatir tersengat aliran listrik.



 E. Router

      Router Alat yang bertugas untuk mengantarkan paket data dalam jaringan. router dapat digunakan jika tersambung paling tidak dengan dua jaringan yang berbeda sehingga pengaturan tersebut membutuhkan sebuah router.Router berada di sisi gateway sebuah tempat dimana dua jaringan LAN atau lebih untuk disambungkan. Router menggunakan HEADERS dan daftar tabel pengantar (Forwarding Table) untuk menentukan posisi yang terbaik untuk mengantarkan sebuah paket jaringan dan juga menggunakan protokol seperti ICMP,HTTP untuk berkomunikasi dengan LAN lainnya dengan konfigurasi terbaik untuk jalur antar dua host manapun. 

F. Pengertian Bridge


       Pengertian dari sebuah bridge adalah bekarja pada data link layer pada OSI. bridge adalah alat yang digunakan pada suatu jaringan yang berfungsi untuk memisahkan sebuah jaringan yang luas menjadi segment yang lebih kecil. bridge membaca alamat MAC (media access control0 dari setiap paket data yang diterima yang kemudian akan mempelajari dridging table untuk memutuskan apa yang akan dikerjakan bridge selanjutnya pada paket data tersebut, apakah diteruskan atau di abaikan. jika switch menpunyai domein collision sendiri-sendiri disetiap portnya, begitu juga dengan bridge memiliki domain collision ttetepi ia juga dapat membaginya dari sebuah domain collision yang besar menjadi yang lebih kecil, dah bridge hanya akan melewatkan paket data antar segment - segment jika hanya segment itu sangat diperlukan
Terdapat tiga jenis bridge jaringan yang umum dijumpai:
Bridge Lokal : sebuah bridge yang dapat menghubungkan segmen-segmen jaringan lokal.
Bridge Remote : dapat digunakan untuk membuat sebuah sambungan (link) antara LAN untuk membuat sebuah Wide Area Network.
Bridge Nirkabel : sebuah bridge yang dapat menggabungkan jaringan LAN berkabel dan jaringan LAN nirkabel.

G. Pengertian Repeater

Repeater adalah suatu alat yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum tercover oleh sinyal dari server agar bisa menangkap sinyal WIFI. Perangkat Repeater harus 2 alat, yakni untuk menerima sinyal dari server (CLIENT) dan untuk menyebarkan lagi sinyal Wifi (accespoint)
Fungsi Repeater
§  Untuk mengover daerah-daerah yang lemah sinyal dari Server (pemancar)
§  Untuk memperjauh sinyal dari Server (pemancar)
§  Untuk mempermudah akses sinyal Wifi dari Server

3.   Tipe-tipe jaringan
a) Peer to peer
         
Peer to peer adalah suatu sistem yang tidak hanya menghubungkan “ujung” satu dengan lainnya, namun ujung-ujung ini saling berhubungan secara dinamis dan berpartisipasi dalam mengarahkan lalu lintas komunikasi informasi-, pemrosesan-, dan penugasan pembagian bandwidth yang intensif, dimana bila sistem ini tidak ada, tugas-tugas ini biasanya diemban oleh server pusat.

           
Keunggulan Jaringan Peer To Peer

  1. Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer.
  2. Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
  3. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
Kelemahan Jaringan Peer To Peer
  1. Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.
  2. Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client- server, karena setiap komputer/peer isamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur masing- masing fasilitas yang dimiliki.

b) Client server
         
Client-Server adalah pembagian kerja antara server dan client yg mengakses server dalam suatu jaringan. Jadi arsitektur client-server adalah desain sebuah aplikasi terdiri dari client dan server yang saling berkomunikasi ketika mengakses server dalam suatu jaringan.
           

Kelebihan dari model client/server

• Mudah
• Menangani Database Server secara khusus
• Relatif lebih sederhana untuk di develop dan diimplementasikan.
• Lebih cocok diterapkan untuk bisnis kecil.

              
Kekurangan dari model client/server :
·      Kurangnya skalabilitas
·      Koneksi database dijaga
·      Tidak ada keterbaharuan kode
·      Tidak ada tingkat menengah untuk menangani keamanan dan transaksi skala kecil.
·      Lebih mahal.

c) Macam-macam OS unutk server dan client
          1. Win 2008 server
                  
Windows Server 2008 adalah sebuah versi baru Windows Server, yang dirilis pada tanggal 27 Februari 2008. Pada saat pengembangannya, Windows Server memiliki nama kode “Windows Server Codenamed Longhorn.” Windows Server 2008 dibangun di atas beberapa keunggulan teknologi dan keamanan yang pada awalnya diperkenalkan dengan Windows Vista, dan ditujukan agar bisa lebih modular secara signifikan, ketimbang pendahulunya, Windows Server 2003.
          2. Win 7 dan Win 8
                  
Windows 7 adalah rilis terkini Microsoft Windows yang menggantikan Windows Vista. Windows 7 dirilis untuk pabrikan komputer pada 22 Juli 2009 dan dirilis untuk publik pada 22 Oktober 2009, kurang dari tiga tahun setelah rilis pendahulunya, Windows Vista.
                        Windows 8 merupakan rilisan terbaru dari sistem operasi Windows produksi Microsoft. Windows dapat digunakan pada komputer pribadi, termasuk komputer rumah dan bisnis seperti desktop, laptop, tablet dan PC home theater. Pengembangan Windows 8 dimulai sebelum rilis pendahulunya di tahun 2009. Keberadaannya pertama kali diumumkan di CES 2011, dan diikuti oleh rilis dari tiga versi pre-release dari September 2011 sampai Mei 2012. Sistem operasi ini dirilis untuk manufaktur pada tanggal 1 Agustus 2012, dan dirilis untuk ketersediaan umum pada tanggal 26 Oktober 2012.

          3. Linux Ubuntu
                  
Linux Ubuntu software sistem operasi open source yang gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. jadi anda diijinkan untuk menginstal pada komputer anda ataupun mengkopi dan menyebarluaskannya tanpa harus membayar. linux merupakan turunan dari unix dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras koputer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code).
          4. Linux Debian
                  
Linux Debian adalah sistem operasi bebas yang dikembangkan secara terbuka oleh banyak programer sukarela(pengembang Debian) yang tergabung dalam Proyek Debian. Sistem operasi Debian adalah gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux,
sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya.

4.   Berdasarkan skala/jarak
a) LAN (Lokal Area Network)
            Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server. Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation


Keuntungan dari penggunaan Jaringan Komputer LAN adalah : 
  • Lebih irit dalam pengeluaran biaya operasional 
  •  Lebih irit dalam penggunaan kabel
  • Transfer data antar node dan komputer labih cepat karena mencakup wilayah yang sempit atau lokal
  •  Tidak memerlukan operator telekomunikasi untuk membuat sebuah jaringan LAN.
Kerugian dari Jaringan LAN adalah :
  • Cakupan wilayah jaringan lebih sempit 
  • Sulit untuk berkomunikasi ke luar jaringan 
  •  Area cakupan transfer data tidak begitu luas.
b) MAN (Metropolitan Area Network)
                  
Metropolitan Area Network atau MAN, adalah Jaringan Komputer yang lebih luas dan lebih canggih dari Jenis Jaringan Komputer LAN. Disebut Metropolitan Area Network karena Jenis Jaringan Komputer MAN ini biasa digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dari suatu kota ke kota lainnya. Untuk dapat membuat suatu jaringan MAN, biasanya diperlukan adanya operator telekomunikasi untuk menghubungkan antar jaringan komputer. Contohnya seperti jaringan Depdiknas antar kota atau wilayah dan juga jaringan mall-mall moderen yang saling berhubungan antar kota.


Keuntungan dari Jenis Jaringan Komputer MAN adalah :
  • Cakupan wilayah jaringan lebih luas 
  • Untuk berkomunikasi menjadi lebih efisien
  • Mempermudah dalam hal berbisnis, 

Kerugian dari Jenis Jaringan Komputer MAN adalah :
  • Lebih banyak menggunakan biaya operasional, 
  • Dapat menjadi target operasi oleh para Cracker untuk mengambil keuntungan pribadi 
·         Perbaikan jaringan MAN diperlukan waktu yang cukup lama.
c) WAN (Wide Area Network)
                  
Wide Area Network atau WAN, merupakan Jenis Jaringan Komputer yang lebih luas dan lebih canggih daripada Jenis Jaringan Komputer LAN dan MAN. Teknologi jaringanWAN biasa digunakan untuk menghubungkan suatu jaringan dengan negara lain atau dari satu benua ke benua yang lainnya. Jaringan WAN bisa terdiri dari berbagai Jenis Jaringan Komputer LAN dan WAN karena luasnya wilayah cakupan dari Jenis Jaringan Komputer WAN. Jaringan WAN, biasanya menggunakan kabel fiber optic serta menanamkannya di dalam tanah maupun melewati jalur bawah laut.
Keuntungan Jenis Jaringan Komputer WAN adalah :
  • Cakupan wilayah jaringannya lebih luas dari Jenis Jaringan Komputer LAN dan MAN,
  • Tukar-menukar informasi menjadi lebih rahasia
  • Mudah ber komusiksi antar negara.
  • Mempermudah dalam hal bisnis.



Kerugian dari Jenis Jaringan WAN adalah :
  • Biaya operasional yang mahal
  • Sangat rentan terhadap bahaya pencurian data-data penting
·         Perawatan untuk jaringan WAN menjadi lebih berat dan lama
d) Intranet
         
Intranet adalah sebuah jaringan komputer berbasis protokol TCP/IP seperti internet hanya saja digunakan dalam internal perusahaan, kantor, bahkan warung internet (WARNET) pun dapat di kategorikan Intranet. Antar Intranet dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya melalui sambungan Internet yang memberikan tulang punggung komunikasi jarak jauh. Akan tetapi sebetulnya sebuah Intranet tidak perlu sambungan luar ke Internet untuk berfungsi secara benar. Intranet menggunakan semua protocol TCP/IP Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya), klien dan juga server. Protokol HTTP dan beberapa protokol Internet lainnya (FTP, POP3, atau SMTP) umumnya merupakan komponen protokol yang sering digunakan. sebuah intranet dapat dipahami sebagai sebuah versi pribadi dari jaringan Internet, atau sebagai sebuah versi dari Internet yang dimiliki oleh sebuah organisasi.

e) Ekstranet
         
Ekstranet adalah jaringan pribadi yang menggunakan protokol internet dan sistem telekomunikasi publik untuk membagi sebagian informasi bisnis atau operasi secara aman kepada penyalur (supplier), penjual (vendor), mitra (partner), pelanggan dan lain-lain.
            Extranet dapat juga diartikan sebagai intranet sebuah perusahaan yang dilebarkan bagi pengguna di luar perusahaan. Perusahaan yang membangun extranet dapat bertukar data bervolume besar dengan EDI (Electronic Data Interchange), berkolaborasi dengan perusahaan lain dalam suatu jaringan kerjasama dan lain-lain. Contoh aplikasi yang dapat digunakan untuk extranet adalah Lotus Notes.


f) Internet
         
Internet yang berasal dari kata Interconnection Networking yang mempunyai arti hubungan komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer global) dengan melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio link, satelit dan lainnya.

4.      Topologi dan Media Jaringan
Topologi Bus
Topologi Bus menyediakan 1 saluran untuk komunikasi  semua perangkat  sehinga
setiap perangkat harus bergantian menggunakan  seluran tersebut.  Oleh
karenanya hanya ada 2 perangkat yang saling  berkomunikasi dalam  suatu saat.
 Untuk mengefisiensikan penggunaan  jaringan, digunakan metode CSMA/CD
(Carrier Sense Multiple Access /  Collision Detected) yang dapat  mengurangi
terjadinya masa tenggang  (saluran kosong) dengan mendeteksi  tabrakan
informasi.

Kelebihannya :
·          Instalsi mudah
·          Biaya murah
Kelemahannya :
·         Jika kabel utama (bus) putus, maka semua computer tidak bisa saling berhubungan.
·         Jika kabel utama sangat panjang dan terdapat gangguan, pencarian penyebab masalah menjadi sangat sulit.
·         Jika banyak komputer yang aktif (mengirim pesan) akan sering terjadi tabrakan sehingga mengakibatkan kecepatan pengiriman data menjadi berkurang.
Media :
·         Kabel coaxial
·         Connector RG - 58
Topologi Star
Pada saat suatu komputer ingin berkomunikasi dengan  komputer lain  melalui LAN
(Local Area Network), komputer tersebut  membutuhkan media  koneksi yang membentuk suatu topologi tertentu. Bentuk jaringan Star menyerupai  bintang dgn pusatnya adalah suatu hub atau switch




Kelebihannya :
·          Mudah dikelola dan dihubungkan (penyebab kegagalan mudah diketahui).
·          Kegagalan pada sebuah computer tidak berpengaruh pada seluruh jaringan.
       Kelemahannya :
·         Kegagalan pada pusat pengontrol akan menyebabkan kegagalan jaringan secara keseluruhan.
Jika pusat pengontrol berupa hub (bukan berupa switch), kecepatan transmisi menjadi lambat.
Media Jaringan :
1. Transistor (HUB/Switch)
2. Konektor (RJ-45)
3. Kabel (twisted pair)
4. Workstation
5. LandCard

 Topologi RING
 Bentuk jaringan Ring secara fisik menyerupai Star dgn pusatnya adalah   suatu
    Perangkat  yg bekerja secara Ring (informasi diputar dlm  lingkaran sampai  ditemukan tujuannya)
Kelebihannya :
·                  Hemat kabel
      ·          Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data, karena pada satu waktu hanya satu node yang       dapat mengirimkan data.  
      Kelemahannya :
·                  Peka terhadap kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan pada satu node akan berakibat terganggunya seluruh jaringan.
·              Pengembangam jaringan lebih kaku.
·              Sulit untuk mendeteksi kerusakan.
     Diperlukan pengelolaan dan penanganan khusus bandels.

Media Jaringan :
1. BNC (biasa), BNC-T
2. Kabel (coaxial)
3. LandCard
4. Workstation

5.     PROTOCOL
MODEL OSI DAN PROTOCOL TCP/IP
Model lapisan/layer yang mendominasi literatur komunikasi data dan jaringan
sebelum 1990 adalah Model Open System Interconnection (OSI). Setiap orang
yakin bahwa model OSI akan menjadi standar terakhir untuk komunikasi data,
namun nampaknya hal itu tidak pernah terjadi. Justru protokol TCP/IP yang telah
menjadi arsitektur model lapisan dari protocol internet yang sangat dominan
bahkan terus menerus diuji, dikembangkan dan diperluas standarnya.

  Model OSI Layer

Adalah sebuah badan multinasional yang didirikan tahun 1947 yang bernama
International Standards Organization (ISO) sebagai badan yang melahirkan
standar-standar standar internasional. ISO ini mengeluarkan juga standar jaringan
komunikasi yang mencakup segala aspek yaitu model OSI. OSI adalah open
system yang merupakan himpunan protokol yang memungkinkan terhubungnya 2
sistem yang berbeda yang berasal dari underlying architecture yang berbeda pula.
Jadi tujuan OSI ini adalah untuk memfasilitasi bagaimana suatu komunikasi dapat
terjalin dari sistem yang bebeda tanpa memerlukan perubahan yang signifikan pada
hardware dan software di tingkat underlying. Pada Gambar  diperlihatkan lapisan
model OSI.

  • Aplication
  • Presentation
  • Session
  • Transport
  • Network
  • Data-Link
  • Physical


TCP/IP Protocol Suite

TCP/IP dikembangkan sebelum model OSI ada. Namun demikian lapisan-lapisan
pada TCP/IP tidaklah cocok seluruhnya dengan lapisan-lapisan OSI. Protokol
TCP/IP hanya dibuat atas lima lapisan saja: physical, data link, network, transport
dan application. Cuma hanya lapisan aplikasi pada TCP/IP mencakupi tiga lapisan
OSI teratas, sebagaimana dapat dilihat pada Gambar. Khusus layer keempat,
Protokol TCP/IP mendefinisikan 2 buah protocol yakni Transmission Control
Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol Protocol (UDP). Sementara itu pada
lapisan ketiga, TCP/IP mendefiniskan sebagai Internetworking Protocol (IP),
namun ada beberapa protokol lain yang mendukung pergerakan data pada lapisan ini.
  • Application
  • Transport
  • Internet
  • Network Interface
  
MEDIA JARINGAN

Kartu jaringan

Kartu jaringan (Inggris: network interface card disingkat NIC atau juga network card) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter. Disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address, yang dapat bersifat statis atau tidak dapat diubah oleh pengguna.
NIC fisik

NIC fisik umumnya berupa kartu yang dapat ditancapkan ke dalam sebuah slot dalam motherboard komputer, yang dapat berupa kartu dengan bus ISA, bus PCI, bus EISA, bus MCA, atau bus PCI Express. Selain berupa kartu-kartu yang ditancapkan ke dalam motherboard, NIC fisik juga dapat berupa kartu eksternal yang berupa kartu dengan bus USB, PCMCIA, bus serial, bus paralel atau Express Card, sehingga meningkatkan mobilitas (bagi pengguna yang mobile).
Port uplink

Port uplink adalah sebuah port dalam sebuah hub atau [[switch jaringan]|switch]] yang dapat digunakan untuk menghubungkan hub/switch tersebut dengan hub lainnya di dalam sebuah jaringan berbasis teknologi Ethernet. Dengan menggunakan uplink port, hub-hub pun dapat disusun secara bertumpuk untuk membentuk jaringan yang lebih besar dengan menggunakan kabel Unshielded Twisted Pair yang murah. Jika memang hub yang digunakan tidak memiliki port uplink, maka kita dapat menggunakan kabel UTP yang disusun secara crossover.

Hub atau konsentrator

Sebuah hub adalah sebuah perangkat yang menyetukan kabel-kabel jaringan dari tiap-tiap workstation, server atauperangkat lain. Hub memiliki banyak slot concentator yang dapat dipasang meurut nomor port dari card yang dituju.
Bridge Jaringan
Modem
Switch
Coaxial

  

6.     SUBNETTING

CIDR ( Classless Inter Domain Routing)

Perhitungan subnetting pada CIDR merupakan perhitungan lanjutan mengenai IP
Addressing dengan menggunakan metode VLSM ( Variable Length Subnet Mask ),
namun sebelum membahas VLSM perlu direview terlebih dahulu subnetting
menggunakan CIDR.

Pada tahun 1992 lembaga IEFT memperkenalkan suatu konsep perhitungan IP
Address yang dinamakan supernetting atau classless inter domain routing (CIDR),
metode ini menggunakan notasi prefix dengan panjang notasi tertentu sebagai
network prefix, panjang notasi prefix ini menentukan jumlah bit sebelah kiri yang
digunakan sebagai Network ID, metode CIDR dengan notasi prefix dapat diterapkan
pada semua kelas IP Address sehingga hal ini memudahkan dan lebih efektif.
Menggunakan metode CIDR kita dapat melakukan pembagian IP address yang tidak
berkelas sesukanya tergantung dari kebutuhan pemakai.


VLSM ( Variable Length Subnet Mask )

Perhitungan IP Address menggunakan metode VLSM adalah metode yang berbeda
dengan memberikan suatu Network Address lebih dari satu subnet mask, jika
menggunakan CIDR dimana suatu Network ID hanya memiliki satu subnet mask
saja, perbedaan yang mendasar disini juga adalah terletak pada pembagian blok,
pembagian blok VLSM bebas dan hanya dilakukan oleh si pemilik Network Address
yang telah diberikan kepadanya atau dengan kata lain sebagai IP address local dan
IP Address ini tidak dikenal dalam jaringan internet, namun tetap dapat melakukan
koneksi kedalam jaringan internet, hal ini terjadi dikarenakan jaringan internet hanya
mengenal IP Address berkelas.

Metode VLSM ataupun CIDR pada prinsipnya sama yaitu untuk mengatasi
kekurangan IP Address dan dilakukannya pemecahan Network ID guna mengatasi
kekerungan IP Address tersebut. Network Address yang telah diberikan oleh
lembaga IANA jumlahnya sangat terbatas, biasanya suatu perusahaan baik instansi
pemerintah, swasta maupun institusi pendidikan yang terkoneksi ke jaringan internet
hanya memilik Network ID tidak lebih dari 5 – 7 Network ID (IP Public).